/Cara Menyikapi Fotografer Yang Masih Memasang Harga Murah di Tahun 2020

Cara Menyikapi Fotografer Yang Masih Memasang Harga Murah di Tahun 2020

Pernahkah anda menemukan promo pemotretan pre wedding ataupun wedding dengan harga yang membuat anda mengernyitkan dahi? Jika iya maka berbahagialah karena itu tandanya anda sudah mencapai sebuah tahap yang jauh lebih baik daripada ketika dulu anda memulai karir sebagai fotografer.

Beberapa waktu belakangan ini saya banyak menemui curhatan dari teman-teman fotografer yang tergabung ke dalam sebuah platform foto instant dimana pemotretan jenis ini pada awalnya diperuntukkan untuk keluarga atau pasangan yang sedang berlibur ke suatu tempat kemudian ingin mendapatkan foto sebagai kenang-kenangan. Waktu kian bergulir hingga akhirnya saya menemukan para klien yang akhirnya mempergunakan platform ini untuk mendapatkan pemotretan pre wedding dengan harga yang mencapai angka 5 s.d. 10 kali lipat LEBIH MURAH ketimbang harus membeli paket pemotretan pre wedding kepada seorang fotografer melalui jalur normal.

Fenomena platform tadi tidak berhenti sampai di sini, anda yang sedang beruntung mungkin bisa menemukan paket-paket pemotretan melalui grup whatsapp maupun telegram bahwa di jaman sekarang ini masih ada pemotretan yang dijual dengan harga yang sungguh menggiurkan, bahkan harganya lebih murah daripada handphone iPhone 5 bekas di olx.

Artikel terkait

Jika ini pertama kalinya anda membaca tulisan saya di blog JWPOfficial ini maka ijinkan saya berbagi informasi tentang berapa fee pemotretan pre wedding pertama kali yang saya dapatkan di tahun 2008, simak videonya di bawah ini:

5 Parameter Untuk Membuat Pricelist Pemotretan

Jika anda baru di industri fotografi pernikahan tentu anda bertanya-tanya berapakah fee yang sebaiknya diterima untuk setiap pemotretan yang anda lakukan? Untuk itu maka ijinkan saya memandu anda untuk membuat sebuah perhitungan harga pemotretan yang masuk akal, bisa diterima oleh calon klien, dan yang yang paling penting adalah membuat bisnis anda sustain atau bertahan lama.

1 – Biaya Pembuatan Album

Di dalam fotografi pernikahan, keberadaan sebuah album akan memegang peranan penting baik bagi anda dan calon klien. Ketika nantinya sebuah perhelatan besar pernikahan sudah selesai, makanan enak dari catering ternama sudah habis, bahkan uang sumbangan dari para tamu juga sudah ludes maka album inilah yang masih akan tersisa sebagai bukti bahwa anda pernah menikah.

Karena itu yang bisa anda lakukan pertama kali untuk membuat pricelist pemotretan adalah MENCARI INFORMASI BIAYA PEMBUATAN ALBUM di kota tempat anda tinggal atau carilah perusahaan pembuat album yang mau melayani pembuatan dan pengiriman album antar kota bahkan antar pulau.

Mulailah menghitung kebutuhan album dengan ukuran standar yaitu 20 x 30 cm dengan 20 halaman (10 sheets), setelah anda mendapatkan harganya maka jangan lupa untuk menaikkan margin atau keuntungan mulai dari 10% hingga tidak terbatas agar ketika ada klien atau keluarganya yang ingin menambah pembelian album berikutnya maka anda bisa langsung mendapatkan profit.

2 – Jasa Layout Album

Sekalipun anda melakukan layout album sendirian maka tentukan sebuah fee yang layak anda terima dimana hal ini akan berguna ketika suatu saat nanti anda tidak sanggup lagi me-layout albumnya sendirian maka anda bisa menyewa tenaga kerja tambahan untuk studio yang anda jalankan.

3 – Jasa Editing Foto

Seperti halnya melakukan layout album, pekerjaan editing foto atau dikenal dengan istilah Post Production ini juga TIDAK GRATIS jadi lagi-lagi sekalipun anda melakukan editing foto sendirian maka tentukan fee yang layak anda terima.

4 – Photographer’s Fee

Tidak ada parameter khusus berapa fee yang bisa anda terima sebagai seorang fotografer, tapi untuk mendapatkan acuan ini anda bisa menanyakan berapa fee freelance photographer di kota tempat anda tinggal kemudian naikkan angkanya sebagai apresiasi karena anda adalah pemilik perusahaan yang juga sebagai fotografer utama di dalam pemotretan.

bondan 3
image courtesy by Bondan Photoworks

Dengan menaikkan angka ini maka anda juga bisa menghitung sebuah harga paket berikutnya yang membutuhkan tambahan fotografer karena alasan tertentu.

5 – Biaya Operasional

Biaya operasional di sini artinya adalah biaya yang anda pergunakan untuk bekerja dari mulai persiapan hingga sebuah album terkirim ke alamat rumah klien anda. Sebagai contoh saya akan menulis 5 (lima) parameter biaya operasional yang sebaiknya anda pertimbangkan:

  • Biaya listrik
  • Biaya internet
  • Pulsa telpon (pastikan anda punya pulsa ketika telpon via Whatsapp terkendala sinyal)
  • Bensin untuk kegiatan transportasi bolak-balik ketemu klien hingga melakukan pemotretan
  • Pembelian flashdisk
  • Biaya pengiriman album (memberikan fasilitas gratis pengiriman album ke rumah klien bisa menjadi tambahan fasilitas yang menguntungkan kedua belah pihak)

6 – Biaya Marketing

Biaya marketing mutlak perlu dihitung agar paska pemotretan selesai anda bisa terus mempromosikan layanan anda kepada para calon-calon klien berikutnya

7 – Biaya Peremajaan Alat

Parameter ini bertujuan agar suatu saat nanti ketika peralatan fotografi anda bermasalah seperti rusak, usang maupun hilang maka anda bisa membelinya kembali tanpa ada kendala

Contoh Perhitungan Membuat Pricelist Pemotretan Wedding

Berdasarkan beberapa parameter di atas maka saya akan memberikan contoh cara membuat pricelist untuk pemotretan wedding, perlu diperhatikan juga bahwa harga yang tertera di bawah bisa saja berbeda-beda:

  • Pembuatan album 20 x 30 cm (20 halaman) – Rp. 500.000
  • Pembelian flash disk – Rp. 70.000
  • Jasa layout album 40 halaman – Rp. 250.000
  • Jasa editing foto – Rp. 250.000
  • Fotografer 1 – Rp. 1.000.000
  • Fotografer 2 – Rp. 750.000
  • Asisten – Rp. 150.000
  • Listrik – Rp. 50.000
  • Internet – Rp. 50.000
  • Pulsa telpon – Rp. 50.000
  • Bensin – Rp. 100.000
  • Makan dan snack ketika pemotretan – Rp. 100.000
  • Pengiriman album – Rp. 100.000
  • Biaya marketing – Rp. 250.000
  • Peremajaan alat – Rp. 250.000
  • TOTAL Rp. 3.920.000
  • Margin 40% dari total – Rp. 1.568.000
  • GRAND TOTAL Rp. 5.488.000
  • HARGA JUAL Rp. 5.500.000

Contoh angka-angka di atas adalah perhitungan nyata bahwa setiap paket pemotretan yang anda tawarkan kepada calon klien mempunyai tanggung jawab lebih dari sekedar menanggung biaya hidup sehari-hari saja. Perlu disadari bahwa sekalipun anda baru mulai terjun ke dunia fotografi pernikahan maka anda mutlak mempertimbangkan parameter yang saya sebutkan tadi agar bisnis anda bisa bertahan lama alih-alih bisnis fotografi yang marak hanya timbul-tenggelam dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun.

Dari contoh paket pemotretan di atas maka anda bisa menjadikan paket tersebut sebagai perhitungan paling bawah (baca = paling murah) sehingga anda bisa memodifikasi lebih lanjut dengan album yang lebih, pengemasan yang lebih modern, hingga layanan slide show atau penyediaan mini online gallery yang membuat klien dan keluarganya bisa mengakses foto-foto pernikahan melalui sebuah situs online. Tujuan melakukan ini semua adalah agar anda bisa mendapatkan paket pemotretan yang beragam dan tentu saja harga yang lebih tinggi agar profit usaha andapun juga meningkat.

Artikel yang terkait

Lalu Apa Yang Harus Anda Lakukan Untuk Menghadapi Kompetitor Lain Yang Masih Menjual Foto Dengan Harga Murah?

Cuekin Aja!

INGAT! Bisnis akan selalu terkait dengan cost and revenue, karena itu biaya murah bukan satu-satunya syarat agar sebuah pemotretan bisa terjual karena calon klien akan mempertimbangkan juga tentang brand sebuah perusahaan, layanan yang lebih baik, serta penawaran yang lebih menarik (baca = program pemotretan ke luar negeri, bayar cicil 0%, hingga undian tiket honeymoon)

Beberapa fotografer yang saya kenal pernah memasang pricelist pemotretan di harga yang murahnya tidak masuk akal biasanya tidak akan bertahan lama dimana hal ini bisa disebabkan karena plot parameter yang harusnya diisi akan berakhir kosong karena tidak adanya budget untuk mengoperasikan divisi tersebut.

biaya murah bukan satu-satunya syarat agar sebuah pemotretan bisa terjual

Misalnya,

Ada teman menjual paket pemotretan dengan biaya sangat murah sehingga secara produksi album, pembelian flash disk, dll mereka bisa mengakomodir tapi ketika budget marketing tidak ada maka studio tersebut tidak bisa melakukan promosi lebih lanjut baik berupa keikutsertaan di ebuah acara wedding expo maupun iklan di majalah, google ads, facebook ads, dan juga instagram ads. Hasilnya studio tersebut tidak dikenal luas dan berakhir pada tidak adanya deal pemotretan.

Artikel terkait

Semoga artikel ini bisa bermanfaat buat anda semua yang bingung karena banyaknya teman-teman fotografer yang masih menjual harga pemotretan dengan angka yang tidak masuk akal (baca = murahnya kebangetan)