/13 Hal Yang WAJIB Anda Siapkan Ketika Akan Memotret Pre Wedding ke Luar Negeri by Alvin Fauzie
Time Memotret Pre Wedding Overseas

13 Hal Yang WAJIB Anda Siapkan Ketika Akan Memotret Pre Wedding ke Luar Negeri by Alvin Fauzie

Bagi anda yang hadir di acara ulang tahun JWP ke 4 di Rumah Kreatif BUMN bulan Juli 2019 lalu tentu anda akan menemukan sosok fotografer muda kreatif bernama Alvin Fauzie yang berbagi pengalamannya memotret klien di luar negeri. Karena itulah di artikel kali ini kita akan membagikan informasi tersebut untuk anda semua yang mungkin berhalangan hadir sehingga bisa mendapatkan inspirasi untuk pemotretan ke luar negeri anda yang akan datang.

Kenapa Mesti ke Luar Negeri Kalau di Indonesia Saja Indah?

Sebagai seorang fotografer pernikahan masa kini anda mutlak dituntut untuk berpikir global karena itulah anda mesti paham seluk beluk memotret baik di dalam dan di luar negeri.

Alvin – Japan Winter Season 2019

Sebagai orang Indonesia asli tentunya anda sudah tidak sering mendengar kata-kata Bali, Sumba, Yogyakarta dan ‘biasanya’ anda sudah pernah berkunjung ke kota-kota ini dalam rangka study tour atau liburan bersama keluarga….paling tidak anda punya gambar lebih lengkap ketimbang sebuah tempat asing di luar negeri.

Faktanya adalah, market menginginkan KEDUANYA! Baik di Indonesia dan Luar Negeri

Dengan adanya fakta seperti di atas maka sebagai seorang fotografer jaman sekarang anda mutlak menjelajah bumi ini baik di dalam dan di luar Indonesia. Bagi anda yang belum pernah pergi ke luar negeri sama sekali baik memotret pre wedding atau bahkan liburan maka di tulisan kali ini kita akan pandu anda semua menjelajah dunia agar bisa mendapatkan wawasan yang lebih lengkap ketika harus meeting dengan calon klien.

Artikel Sebelumnya

11 Hal Yang Harus Anda Persiapkan Untuk Memotret ke Luar Negeri Pertama Kali

1 – Pasport

Benda 1 ini hukumnya adalah WAJIB anda miliki karena inilah sebenar-benarnya tiket anda keliling dunia. Kebijakan pembuatan paspor saat ini sudah berbeda dari 5 tahun lalu dimana anda harus mengisi formulir dan mengambil antrian secara online di https://antrian.imigrasi.go.id baru kemudian wawancara dan membayar biaya pembuatan paspor berkisar antara 350 – 450 ribu.

Paspor akan berlaku selama 5 tahun dan punya masa berlaku minimal yaitu 6 bulan, jadi pastikan paspor anda masih aktif ketika akan melakukan pemotretan ke luar negeri

2 – Visa

Visa adalah ijin tinggal sementara untuk para turis dimana anda mutlak memilikinya ketika akan berkunjung ke negara-negara yang mewajibkan pengunjungnya untuk memilikinya.

Adakah negara yang tidak membutuhkan visa bagi kita orang Indonesia? ADA dan yang paling mudah adalah semua negara-negara di area Asia Tenggara atau yang terbaung dalam ASEAN. Artinya ketika anda akan pergi ke Singapura, Malaysia, Thailand dan negara-negara di sekitar wilayah ini maka anda tidak memerlukan visa untuk berkunjung, secara teknis anda cukup butuh tiket pulang pergi, akomodasi untuk tempat menginap, dan uang saku yang cukup untuk biaya hidup selama ada di negara tersebut.

Hingga saat artikel ini ditulis, ada 77 negara yang tidak membutuhkan visa bagi kita orang Indonesia, silahkan lihat daftarnya di daftar negara tanpa visa!

3 – Tiket Pesawat

Di sinilah waktunya perburuan tiket murah anda dimulai,

Untuk mendapatkan tiket murah anda mutlak butuh ketekunan dan kreatifitas karena tiket murah ini bisa didapatkan dari mana saja dan yang paling mudah adalah dengan datang ke Garuda Travel Fair atau pameran maskapai lainnya seperti Silk Air, ANA Airways, Qatar Airways dan masih banyak lagi.

Cara kedua yang bisa anda lakukan adalah dengan browse maskapai-maskapai yang tergolong sebaga Low Cost Airlines seperti Air Asia, Tigerair, dan juga Jet Star.

4 – Pakaian Secukupnya

Tidak perlu terlalu berlebihan dalam membawa pakaian karena hal seperti ini justru akan membuat kapasitas bagasi anda overload. Bawa saja pakaian secukupnya dan disesuaikan dengan musim yang ada, artinya tidak perlu membawa jaket tebal ketika anda bepergian ke negara yang sedang musim panas.

Courtesy Image by Alvin Fauzie

5 – Mencari Penginapan Selama Tinggal

Ada banyak cara untuk mencari penginapan di luar negeri salah satunya adalah dengan Traveloka yang rasanya cukup familiar bagi kita orang Indonesia. Tapi berhubung anda semua adalah para fotografer dengan mindset luar biasa maka ijinkan juga kami membagi alternatif platform akomodasi yang bisa anda gunakan untuk memilih akomodasi.

Agoda.com – Pertimbangkan Agoda jika anda bepergian ke luar negeri dan ingin mencari penginapan yang ‘hotel looks’ alias full services hospitality. Platform ini sudah terkenal sejak 15 tahun lalu untuk mencari penginap-penginapan terbaik baik di pusat kota maupun daerah sub-urban dimana diskon-nya cukup memudahkan kita semua untuk berhemat.

Misalnya adalah APA Hotel Nippori di bawah ini, sebuah hotel menarik di daerah Ueno Jepang yang bisa membuat anda berkeliling kota hanya dengan berjalan kaki.

Airbnb.com – Jika anda ingin tinggal di penginapan yang unik dan bahkan bisa ketemu dengan pemilik rumahnya maka pertimbangkan untuk menggunakan Airbnb. Coba deh perhatikan sebuah hunian imut yang tentu saja instagramable di daerah Shinjuku ini.

Kelemahan Airbnb adalah harga satunya dalam USD dalam anda harus membayar dengan kartu kredit, tapi di jaman sekarang ada sebuah solusi dimana anda bisa membayar layanan sekalipun tidak memiliki kartu kredit yaitu dengan menggunakan Jenius.com

Bagi anda yang berminat menggunakan airbnb maka silahkan download discount menginap senilai USD30 dengan bertransaksi minimal USD70 dan pastikan diperuntukkan untuk akun baru Airbnb

6 – Pahami Sistem Transportasi Umum di Negara Yang Bersangkutan

Menggunakan moda transportasi umum adalah hal lumrah di luar negeri dimana anda bisa lebih menghemat biaya dan juga mendapatkan kenyamanan yang luar biasa.

Ke Singapura misalnya, daripada anda naik Grab atau taksi, kami justru menyarankan anda menggunakan MRT atau bis untuk muter-muter negara yang luasnya hanya ‘seuprit’ ini. Bagi anda yang belum pernah ke Singapura dan ingin bepergian ke sana maka silahkan baca panduan menggunakan MRT di Singapura terlebih dahulu

7 – Persiapkan Peralatan Terbaik untuk Pemotretan

Hampir sama seperti membawa pakaian, anda juga harus memilih alat terbaik untuk melakukan pemotretan ke luar negeri. bawalah se-perlunya dan jangan terlalu banyak karena akan merepotkan anda sendiri ketika tiba di negara yang bersangkutan.

Courtesy Image by Alvin Fauzie in South Korea

Dalam setiap sesi pemotretan seorang Alvin biasa membawa peralatan sebagai berikut:

  • Fujifilm X-Pro 2
  • Fujifilm XT-3
  • XF 35mm f4
  • XF 23mm f1.4
  • XF 14mm f2.8

8 – Uang

Uang ini sangat relatif bagi setiap orang, ada yang kalau bepergian nyaman bawa uang tunai banyak tapi ada juga orang yang nyaman dengan beberapa lembar saja tapi selebihnya menggunakan kartu kredit atau kalau kurang tinggal ambil di ATM.

Sebagai pribadi yang sudah berkelana ke beberapa negara sejak 2010 kami menyarankan agar anda membawa uang saja secukupnya dan selebihnya simpan di bank dan sewaktu-waktu butuh maka tinggal ambil di ATM terdekat.

9 – Makanan dan Obat-Obatan

Kedua hal ini esensinya sangat penting karena itu kami akan bahas satu persatu.

MAKANAN – parameter untuk makan tentu saja relatif bagi setiap orang, ada yang makan di pinggir jalan saja cukup tapi ada juga yang mesti ke restoran fine dining. Kami pernah membaca sebuah travel blog yang mengajarkan sebuah cara unik untuk menghitung biaya makan yaitu dengan adanya ‘Big Mac Parameter’ artinya adalah coba browse harga menu burger McD di negara setempat khususnya menu Big Mac dan di situlah harga rata-rata uang yang sebaiknya kita siapkan untuk makan.

Di Singapura misalnya, anda perlu merogoh kantong sekitar S$9-11 (+/- Rp. 110.000) untuk sebuah porsi set Big Mac karena itu harga tersebut bisa dijadikan parameter untuk menghitung biaya makan. Berita bagusnya adalah selalu ada tempat dan cara agar anda bisa menemukan makanan murah yang salah satunya adalah foto nasi goreng sea food di bawah ini yang kita beli di daerah Tanjung Katong seharga S$4/porsi (+/- Rp. 45.000)

Courtesy Image by Bima Adhitya

OBAT – Bagi anda yang fanatik menggunakan obat-oabatan tertentu maka sebaiknya bawa obat-oabatan yang anda perlukan, tidak perlu banyak tapi secukupnya saja. Toko obat selalu tersedia dimanapun yang beberapa namanya adalah Guardian dan Watson

10 – Itinerary

Itinerary itu biasa disebut juga dengan rencana perjalanan karena itulah kita sebagai fotografer mesti mampu merencakan spot-spot foto mana saja yang akan dikunjungi.

Jika sewaktu-waktu anda melakukan pemotretan pre wedding di Eropa pada musim panas misalnya, matahari biasanya akan terbenam setelah jam 8 malam karena itu maka sesi pemotretan bisa dilakukan sampai jam 12 malam agar dapat spot terbaik yang sepi alias para pengunjungnya sudah pulang.

Kalau di Hong Kong ada Causeway Bay, di Jepang ada persimpangan Shinjuku maka di Paris ada Louvre museum yang mana lokasi ini adalah tempat favorit bagi para wisatawan dan kita sebagai fotografer mesti jeli melihat jam pemotretan agar semua sesi bisa berjalan lancar.

11 – Internet

Di era digital saat ini keberadaan internet sangat penting, baik untuk mem-backup data hingga sebagai petunjuk arah dan jadwal transportasi yang ada.

Untuk mendapatkan layanan ini anda bisa menghubungi kantor provider telpon anda untuk mengaktifkan roaming internasional dan juga sambungan internet-nya atau menyewa internet device portable yang di negara setempat

12 – Photo Permit

Sebagai tambahan, anda perlu juga mengetahui tentang ijin pemotretan di sebuah tempat. Bali misalnya, ada banyak tempat di Bali yang saat ini sudah sangat ter-komersialisasi sehingga anda perlu membayar sebelum memasuki area tersebut.

Salah satu alasan terbaik ketika anda melakukan sesi pemotretan di luar negeri adalah ada sangat banyak tempat yang bisa anda jadikan tempat foto pre wedding dengan GRATIS karena itulah banyak sekali para calon pengantin yang lebih memilih pergi ke luar negeri ketimbang harus membayar lebih untuk mendapatkan background foto terbaik untuk sesi pre wedding mereka.

13 – Wardrobe, Make Up, dan Hair Do

Hal terakhir yang perlu anda pikirkan serius adalah penyediaan pakaian atau wardrobe, make up, dan hair do.

Courtesy Image by Alvin Fauzie in Turkey

Wardrobe tentu memegang peranan penting dalam sebuah sesi pemotretan karena dari sinilah hasil foto anda nanti akan terlihat elegan, glamor, bahkan justru berkesan santai atau casual.

Beberapa klien biasanya membawa 3 – 4 wardrobe untuk 1 hari sesi pemotretan bahkan ada yang sampai membawa 7-8 wardrobe untuk 2 hari pemotretan di area yang cukup besar seperti Eropa.

Terkait make up dan hair do kami bisa memberikan 3 (tiga) alternatif untuk hal ini yaitu:

  • Membawa seorang make up artist dan hair do stylist dari Indonesia
  • Menyewa jasa make up artist dan hair do stylist di negara setempat, atau
  • Bernegosiasi dengan klien agar mau make up dan menata rambutnya sendiri.